Tampilkan postingan dengan label Level. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Level. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Maret 2019

Jual Level Waterpass TOPCON Automatic Level AT-B4A Murah Bergaransi

Jual Level | Waterpass TOPCON Automatic Level AT-B4A Murah Bergaransi



Jual Level Waterpass TOPCON Automatic Level AT-B4A Murah Bergaransi - Level atau Waterpass TOPCON Automatic Level AT-B4A merupakan salah satu instrumen penting dalam pekerjaan survey atau pengukuran tanah, adapun spesifikasi dari alat Level atau Waterpass TOPCON Automatic Level AT-B4A tersebut sebagai berikut.
Level | Automatic Level Topcon AT-B4 Auto Level - 24x Magnification - Dilengkapi dengan magnetic damping system yang disetel dengan halus, Automatic Level Topcon AT-B series mampu bekerja dengan cepat dan menstabilkan garis pandang / bidikan. Bahkan ketika bekerja di dekat alat berat atau jalan raya sibuk alat ini mampu bekerja dengan presisi memastikan pengukuran yang realibel bahkan getaran haluspun bukan merupakan masalah.

Level otomatis Topcon AT-B4 menghadirkan perlindungan multi-directional IPX6 yang  sepenuhnya tahan terhadap hujan dan percikan air hingga semprotan air jet pump

24x Pembesaran
Cepat, Akurat dan Automatic Compensation yang stabil
Ultra-Short 20cm (7.9 in.) Focusing
Tahan terhadap segala cuaca
Clampless, Endless Fine Horizontal Adjustments

Horizontal Circle for Angle Measurement
Bidikan horizontal dapat langsung dibaca dalam 1 ° atau 1unit gon.
Fitur Free Rotation memungkinkan anda mengukur bidikan manapun dari nol.



Waterpass adalah alat yang digunakan untuk mengukur atau menentukan sebuah benda atau garis dalam posisi rata baik pengukuran secara vertikal maupun horizontal.
Automatic level digunakan untuk menentukan elevasi / tinggi atau beda tinggi suatu lantai, balok, bangunan dan lain-lain yang membutuhkan elevasi berdasarkan ketinggian titik yang diketahui. Waterpas digunakan untuk mengecek ketinggian lahan agar tidak melebihi tinggi dari rencana pembangunan.

Jual Level Waterpass TOPCON Automatic Level AT-B4A murah dan bergaransi, Topcon AT-B4 Auto Level - 24x Magnification Equipped with a finely tuned magnetic damping system, Topcon AT-B series automatic levels quickly level and stabilize the line of sight. Even when working near heavy equipment or busy highways this range of precision instruments ensure reliable leveling even where fine vibrations are a problem. The automatic levels feature multi-directional IPX6 protection against powerful water jets and are fully resistant to driving rain and splashing water

Horizontal Circle for Angle Measurement. Horizontal angles can be directly read in 1° or 1gon units. Free rotation feature allows you to read any angle from zero.

24x Magnifications
Rapid, Accurate, and Stable Automatic Compensation, Ultra-Short 20cm (7.9 in.) Focusing, All-Weather Dependability, Clampless, Endless Fine Horizontal Adjustments



Jual Level Waterpass TOPCON Automatic Level AT-B4A murah dan bergaransi, mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi solusi bagi anda. Kami juga menyediakan berbagai macam Surveying Instrument, Geology dan Mapping Equipment. Kami siap melayani segala keperluan Pengukuran, Survey dan Pemetaan anda dengan pelayanan purna jual Servis dan Kalibrasi. 

Kalibrasi alat harus secara rutin dilakukan setiap 6 bulan sekali agar instrumen anda tetap prima dan presisi untuk standar pekerjaan survei anda. Dengan didukung oleh kantor cabang yang tersebar di kota - kota besar di Indonesia, kami hadir untuk memberikan solusi dimanapun lokasi pekerjaan anda.

Tersedia juga merk dan tipe lainya. Untuk informasi lebih lanjut anda dapat chat kami melalui aplikasi WhatsApp atau hubungi kami.

>> Untuk Informasi.. Nego.. Klik disini <<
 Nego Chat aj disini..!



Rabu, 13 Maret 2019

Jual dan Servis serta Kalibrasi Alat Survey dan Pemetaan Lengkap di Indonesia | SOKKIA | TOPCON | NIKON | RUIDE | SOUTH

Jual Dan Service Serta Kalibrasi Alat Survey Dan Pemetaan Lengkap di Indonesia

Jual dan service serta kalibrasi alat survey dan pemetaan lengkap di Indonesia. Kegiatan usaha kami berhubungan erat dengan kegiatan survei geodetik, atau survei pemetaan, atau pemetaan bumi, atau pemetaan (mapping) atau kegiatan pengukuran dalam pemetaan bumi.

Sedangkan Surveyor adalah orang yang terlibat dalam kegiatan survei geodetik tersebut dan pemetaan bumi merupakan kegiatan pengukuran, perhitungan, pendataan, dan penggambaran bumi, khususnya permukaan bumi.

Surveying atau survei tanah adalah teknik, profesi, dan ilmu menentukan posisi terestrial atau tiga dimensi dari titik-titik dan jarak serta sudut di antara mereka. Seorang profesional survei tanah disebut surveyor tanah. Titik-titik ini biasanya berada di permukaan bumi, dan sering digunakan untuk menetapkan peta dan batas-batas kepemilikan, lokasi, seperti sudut bangunan atau lokasi permukaan fitur bawah permukaan, atau tujuan lain yang diperlukan oleh pemerintah atau hukum sipil, seperti penjualan properti.

Surveyor bekerja dengan elemen geometri, trigonometri, analisis regresi, fisika, teknik, metrologi, bahasa pemrograman, dan hukum. Mereka menggunakan peralatan, seperti total station, robotic total station, theodolite, GNSS receiver, reflektor, pemindai 3D, radio, tablet genggam, level digital, pelacak permukaan bawah tanah, drone, GIS, dan perangkat lunak survei.


Survei telah menjadi elemen dalam pengembangan lingkungan manusia sejak awal sejarah yang tercatat. Perencanaan dan pelaksanaan sebagian besar bentuk konstruksi memerlukannya. Ini juga digunakan dalam transportasi, komunikasi, pemetaan, dan definisi batas hukum untuk kepemilikan tanah. Ini adalah alat penting untuk penelitian dalam banyak disiplin ilmu lainnya. (sumber: wikipedia).
Pengertian lainnya menurut Ilmu ukur wilayah (surveying) adalah sebuah metode pengukuran titik-titik dengan memanfaatkan jarak dan sudut di antara setiap titik tersebut pada suatu wilayah dengan cermat. Berbagai titik tersebut biasanya adalah permukaan bumi dan digunakan untuk membuat sebuah peta, batas wilayah suatu lahan, lokasi konstruksi, dan tujuan lainnya. Ilmu ukur wilayah juga merupakan sebuah pekerjaan. Surveyor menggunakan berbagai elemen matematika seperti geometri dan trigonometri, juga fisika dan keteknikan.

Dilihat dari sejarahnya, pengukuran wilayah yang sangat mendasar terjadi ketika manusia mulai membangun struktur besar. Bukti paling awal mengenai praktik pengukuran wilayah dilakukan oleh masyarakat yang membangun Stonehenge; mereka menggunakan pasak dan tali sebagai media pengukuran wilayah.

Di peradaban Mesir Kuno, begitu banyak lahan pertanian dibangun di pinggir sungai Nil yang secara rutin mengalami pasang surut yang mengembalikan kesuburan tanah. Tali digunakan sebagai pembatas lahan pertanian milik individu. Selain itu, bentuk persegi yang hampir sempurna dari banyak piramida juga menegaskan penggunaan ilmu ukur wilayah sebagai instrumen pembangunannya.
Sedangkan pada peradaban Romawi, surveyor merupakan sebuah pekerjaan yang resmi.

Sejarah Ilmu ukur wilayah modern dimulai pada saat Sistem triangulasi modern dikembangkan oleh pakar matematika Belanda Willebrord Snell, yang pada tahun 1615 telah mensurvei wilayah dari Alkmaar ke Bergen op Zoom, sejauh kurang lebih 70 mil (110 kilometer), menggunakan serangkaian titik yang membentuk 33 segitiga secara keseluruhan. Theodolite ditemukan oleh Jesse Ramsden pada tahun 1787 dan menjadi awal perkembangan yang pesat dari ilmu ukur wilayah modern. Sebelumnya sudah ada alat yang serupa dengan akurasi yang lebih lemah, yang dikembangkan oleh Leonard Digges, Joshua Habermel, dan Jonathan Sisson[4] Theodolite buatan Ramsden digunakan oleh tim Great Trigonometric Survey yang memetakan India hingga gunung Everest yang dimulai pada tahun 1801. Pemetaan yang dilakukan tim ini memiliki banyak dampak secara ilmiah dan ekonomi dan menjadi awal industrialisasi oleh pemerintahan kolonial Inggris dengan pembangunan kanal, jalan, dan rel secara massa.

Metode surveying dalam sejarahnya, jarak diukur dengan berbagai cara seperti menggunakan tali atau rantai yang direntangkan, contoh rantai Gunther. Cara kuno seperti ini mengharuskan surveyor harus memutuskan alat ukurnya ketika berhadapan dengan tanah miring.
Pengukuran sudut umumnya menggunakan kompas yang menghasilkan sudut antara satu titik dengan titik lainnya relatif terhadap kutub utara kompas sehingga nilainya dapat berupa 0 hingga 359. Pengukuran yang lebih teliti akan mendapatkan detik sudut.
(sumber: wikipedia).

Pada saat ini telah banyak beredar berbagai macam jenis dan merek alat ukur survey yang beredar dipasaran untuk itu kami hadir untuk menyediakan segala macam kebutuhan kegiatan pengukuran survey dan pemetaan anda, seperti :
  • Level (Automatic Level) / Waterpass
  • Theodolite
  • TotalStation
  • GPS (Global Positioning System)
  • Kompas
  • Distance Meter
  • Service
  • Kalibrasi
  • Spareparts
  • Aksesoris
  • dan lain lain.
Jual - Servis Alat Survey dan Pemetaan Lengkap di Indonesia mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi solusi bagi anda. Kami menyediakan berbagai macam Surveying Instrument, Geology dan Mapping Equipment. Kami siap melayani segala keperluan Pengukuran, Survey dan Pemetaan anda dengan pelayanan purna jual berupa Servis dan Kalibrasi. 

Kalibrasi alat harus secara rutin dilakukan setiap 6 bulan sekali agar instrumen anda tetap prima dan presisi untuk standar pekerjaan survei anda. Dengan didukung oleh kantor cabang yang tersebar di kota - kota besar di Indonesia, kami hadir untuk memberikan solusi dimanapun lokasi pekerjaan survei anda.

Untuk informasi lebih lanjut anda dapat chat kami melalui aplikasi WhatsApp atau hubungi kami.


>> Klik disini untuk informasi lebih lanjut <<
 Nego Chat disini aj..!